Anak di Bawah Umur Akan Diseludupkan ke Malaysia

Kamis, 19 Januari 2023 | 07:49 WIB

BENGKALIS (Publikanews.com)- Seorang anak berinsial PF akan diselundupkan ke Malaysia untuk menjadi tenaga kerja wanita (TKW). Namun ia melarikan dan minta perlindungan di rumah seorang warga Kelurahan Rimbas Sekampung Kecamtan Bengkalis. Tim Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Bengkalis yan gmendapat informasi itu langsung bergerak.  Kapolres Bengkalis AKBP Setyo Bimo Anggoro SH SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Reza SIkMH, Rabu (18/1/2023) mengatakan bahwa polisi kemudian menjemput korban dari rumah warga tersebut.


Saat diinterogasi di Mapolres Bengkalis kata Kasat, korban PF menunjukkan KTP dengan tahun lahir 2001. Namun, setelah anggota mengecek data dukcapil didapatkan fakta bahwa KTP tersebut adalah diduga palsu dengan mengubah tahun lahirnya. Data dukcapil menunjukkan PF lahir pada tahun 2006 (17) dengan domisili di Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Dijelaskan Reza, keterangan dari PF awalnya korban dijanjikan akan diberangkatkan dari NTB menuju Saudi Arabia bersama dengan 3 orang temannya TKW. Sesampainya di Jakarta korban PF diberitahukan oleh orang yang menampungnya inisial DN (DPO) bahwa yang bersangkutan tidak jadi diberangkatkan ke Saudi Arabia, namun ke Malaysia.


"Dia mengaku diberangkatkan melalui jalur laut menggunakan kapal laut dari Pelabuhan Selatbaru yang selanjutnya dijanjikan akan bekerja sebagai pembantu rumah tangga di sana. Sesampainya di Bengkalis PF merasa curiga saat melihat pasport yang diberikan ternyata adalah pasport wisata bukan seharusnya mendapatkan pasport sbagai PMI," ujarnya.
Menurut Reza, korban PF yang mengaku sudah merasa akan diberangkatkan secara tidak resmi akhirnya melarikan diri. Sementara 3 orang temannya yang bersama-sama berangkat dari Dompu, NTB telah pergi ke Malaysia bersama DN yang selama ini mengurus keberangkatan mereka.


Karena usia yang masih di bawah umur, Sat Reskrim Polres Bengkalis yang menangani kasus dugaan Human Trafficking ini, segera berkoordinasi dengan UPT PPA Kabupaten Bengkalis. "Hasil koordinasi, keluarga  PF di Dompu NTB telah dihubungi.  PF telah diserahkan pada Selasa (17/1/2023) kepada UPT PPA Kabupaten Bengkalis yang selanjutnya akan segera dipulangkan menuju Dompu, NTB untuk dikembalikan kepada keluarganya," jelas Reza.
Kasus ini sedang dalam penyelidikan oleh Sat Reskrim Polres Bengkalis, guna mengungkap jaringan tindak pidana perdagangan orang di wilayah Kabupaten Bengkalis.


"Alhamdulillah, untuk anak bawah umur, PF berhasil kita selamatkan sebelum diselundupkan ke luar negeri sebagai PMI/TKW dan sudah diserahkan ke UPT Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Bengkalis. Kami akan lakukan penyelidikan mendalam terkait kasus ini." tegas Reza.***

 

Editor : Admin

Reporter : Admin

Close Ad