Penghapusan Denda Pajak Mulai Februari

Kamis, 19 Januari 2023 | 08:30 WIB

PEKANBARU (Publikanews.com)-Tahun ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kembali memberlakukan penghapusan denda keterlambatan membayar pajak tersebut.  Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau Syahrial Abdi mengatakan, Pemprov Riau tahun 2023 kembali memberikan kemudahan bagi wajib pajak yang menunggak membayar pajak. Salah satunya yakni memberlakukan penghapusan denda keterlambatan membayar pajak.


"Tahun ini Pak Gubernur Riau memberikan keringanan kepada masyarakat dengan kembali memberlakukan penghapusan denda keterlambatan membayar pajak. Untuk pemberlakuannya sedang dipersiapkan, InsyaAllah akan mulai diberlakukan pada 1 Februari bulan depan," katanya.


Sementara itu, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengatakan, tahun ini Pemprov Riau memberikan keringanan kepada masyarakat dengan program tujuh berkah pajak daerah Riau lebih baik, khususnya pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor tahun 2023. Gubri mengatakan, program tujuh berkah pajak daerah lebih baik tersebut dibuat untuk mempermudah masyarakat Riau membayar pajak.


"Saya mengucapkan terima kasih kepada para wajib pajak, khususnya kendaraan bermotor yang telah membayarkan pajaknya tepat waktu pada tahun 2022 lalu. Sehingga target pendapatan Pemprov Riau sektor pajak terjadi kenaikan dan melampaui target," katanya.


"Target itu dapat dicapai tentunya berkat dukungan masyarakat Riau semuanya. Untuk itu, kami akan terus memperbaiki dan mempermudah pelayanan kepada para wajib pajak," tambahnya. Gubri menyebut, Pemprov Riau bersama tim pembina Samsat Provinsi Riau, berupaya memberi solusi agar masyarakat terhindar dari penerapan pasal denda pajak, sekaligus guna meringankan beban masyarakat dengan mengeluarkan kebijakan berupa Peraturan Gubernur (Pergub) Riau, tentang Penghapusan Denda Pajak.


"Mari segera manfaatkan tujuh berkah pajak daerah agar terhindar dari penerapan sanksi. Semoga memberi manfaat bagi masyarakat Riau," ajaknya. Adapun program tujuh berkah pajak daerah Riau lebih baik yang akan dijalankan tahun ini diantaranya yakni, penghapusan denda pajak kendaraan bermotor dan penghapusan denda Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Angkutan Jalan. Bebas Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Penyerahan Kedua (BBNKB II) dan Bebas Denda Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Penyerahan Kedua (BBNKB II).


Kemudian bebas Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Mutasi Masuk dan Kendaraan Lelang. Bebas tunggakan pokok pajak kendaraan bermotor yang lebih dari tiga tahun (hanya bayar pokok pajak tiga tahun). Diskon 50 persen Pajak Kendaraan Bermotor tiga tahun berturut-turut bagi pelaku usaha yang melakukan mutasi masuk (Khusus kendaraan bukan baru dengan tahun pembuatan 2021 ke bawah).


Bebas pajak progresive dan pengurangan denda sanksi keterlambatan dari semula 25 persen menjadi 2 persen saja (yang akan langsung diberlakukan setelah masa program satu sampai lima di atas berakhir). ***

 

Editor : Admin

Reporter : Admin

Close Ad